Mengenal dan Mengantisipasi Hoaks pada Santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Putri Ternate

  • Nur Fajrhi (1*) Universitas Khairun
  • Ismail Maulud (2) Universitas Khairun
  • Sulmi Magfirah (3) Universitas Khairun
  • Usman Sambiri (4) Universitas Khairun

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: literasi digital, hoax, pesantren

Abstract

Setiap tahun jumlah pengguna internet semakin meningkat dan mempengaruhi setiap sendi kehidupan. Tidak jarang pengguna internet juga memanfaatkan internet untuk menyebarkan berita palsu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan untuk mencegah dan mengantisipasi hoaks pada kalangan santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Putri, Ternate. Kegiatan ini menggunakan metode community development melalui empat tahapan, yaitu tahapan perencanaan, tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Rangakaian kegiatan meliputi aktivitas pengenalan konsep hoaks, cara menanggapi informasi hoaks, dan praktik mengantisipasi hoaks. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa literasi digital dapat menjadi cara yang efektif untuk menanggulangi disinformasi palsu (hoaks) dengan mengenalkan indikator-indikator dari berita palsu, prosedur verifikasi informasi, hingga melacak informasi yang kiranya masuk kategori hoaks. Di akhir kegiatan terlihat bahwa kemampuan para santri dalam mengindera informasi hoaks semakin meningkat. Para santri mampu membedakan apakah informasi yang diberikan merupakan informasi palsu atau bukan pada sesi praktik. Para santri juga diharapkan mampu memberikan pendampingan untuk mencegah dan mengantisipasi hoaks di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-11-25
How to Cite
Fajrhi, N., Maulud, I., Magfirah, S., & Sambiri, U. (2024). Mengenal dan Mengantisipasi Hoaks pada Santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Putri Ternate. Madaniya, 5(4), 1891-1898. https://doi.org/10.53696/27214834.1018
Section
Artikel