Inovasi Alat Pelubang Mulsa untuk Meningkatkan Efisiensi Petani di Desa Karyawangi

  • Novi Saksono (1) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Risky Ayu Febriani (2*) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Rani Nopriyanti (3) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Jata Budiman (4) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Heri Setiawan (5) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Herman Budi Harja (6) Politeknik Manufaktur Bandung

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: pelubang mulsa, teknologi tepat guna, pertanian berkelanjutan, inovasi alat

Abstract

Desa Karyawangi merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan termasuk ke dalam wilayah agraris. Desa Karyawangi, dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, efisiensi proses pelubangan mulsa masih menjadi tantangan utama yang perlu segera diatasi. Metode manual pelubangan mulsa yang masih banyak digunakan terbukti memakan waktu, tenaga dan sering kali kurang presisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pelubang mulsa inovatif yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan ergonomic kerja petani. Proses pengembangan meliputi desain, pembuatan prototipe, dan pengujian lapangan untuk mengevaluasi kinerja alat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mempercepat proses pelubangan mulsa dibandingkan dengan metode konvensional, dengan tingkat presisi lubang yang seragam. Alat pelubang mulsa ini diharapkan menjadi model bagi pengembangan alat pertanian sederhana yang mendukung keberlanjutan sektor agraris.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-02-24
How to Cite
Saksono, N., Febriani, R. A., Nopriyanti, R., Budiman, J., Setiawan, H., & Harja, H. B. (2025). Inovasi Alat Pelubang Mulsa untuk Meningkatkan Efisiensi Petani di Desa Karyawangi. Madaniya, 6(1), 256-261. https://doi.org/10.53696/27214834.1123
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)