Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Produk Sabun Padat dan Lilin Aromaterapi di Desa Karangkemiri, Pekuncen, Banyumas

  • Siti Khuzaimah (1*) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
  • Arnesya Ramadhani (2) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
  • Ichya Musytafizur Ziqri (3) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
  • Al Dina Khoerunisa Nur Mas'udah (4) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
  • Frida Amriyati Azzizzah (5) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
  • Aji Kusumastuti Hendrawan (6) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: minyak jelantah, sabun padat, lilin aromaterapi, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan apabila tidak dikelola dengan baik. Penggunaan minyak goreng secara berulang menyebabkan terjadinya degradasi kimia melalui proses oksidasi, hidrolisis, dan polimerisasi, sehingga minyak tidak layak digunakan kembali sebagai bahan pangan. Namun demikian, minyak jelantah masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku produk non-pangan yang bernilai guna dan ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk sabun padat dan lilin aromaterapi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif dan aplikatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan diikuti oleh sekitar 25 peserta dari kelompok ibu PKK desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu melakukan proses pemurnian minyak jelantah secara sederhana, memproduksi sabun padat melalui reaksi saponifikasi, serta membuat lilin aromaterapi dengan kualitas yang layak digunakan. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan, kesadaran lingkungan, serta peluang pengembangan usaha berbasis pemanfaatan limbah. Secara keseluruhan, pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun padat dan lilin aromaterapi terbukti efektif sebagai upaya pengurangan limbah sekaligus pemberdayaan masyarakat desa berbasis ekonomi sirkular.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-02-14
How to Cite
Khuzaimah, S., Ramadhani, A., Ziqri, I. M., Masudah, A. D. K. N., Azzizzah, F. A., & Hendrawan, A. K. (2026). Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Produk Sabun Padat dan Lilin Aromaterapi di Desa Karangkemiri, Pekuncen, Banyumas. Madaniya, 7(1), 599-607. https://doi.org/10.53696/27214834.1655
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)