Pengenalan Ekspresi Budaya Tradisional Kepada Masyarakat Desa Maru, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor

  • Lestari Lakalet (1*) Universitas Tribuana Kalabahi
  • Ananda S. Malaka’ (2) Universitas Tribuana Kalabahi
  • Arto D. Botau’ (3) Universitas Tribuana Kalabahi

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Kecamatan Pulau Pura, Desa Maru, ekspresi budaya tradisional

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Maru, Kecamatan Pulau Pura mengenai pentingnya perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional sebagai identitas lokal. Desa Maru memiliki kekayaan budaya yang beragam, namun saat ini menghadapi tantangan berupa minimnya dokumentasi dan rendahnya pemahaman hukum, yang berisiko menyebabkan kepunahan identitas. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan meliputi sosialisasi, sesi tanya jawab dua arah, dan pembagian kelompok diskusi untuk mendalami potensi budaya yang ada di Desa Maru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional yang ditunjukkan dengan kemampuan peserta mengidentifikasi berbagai Ekspresi Budaya Tradisional yang ada di Desa Maru, seperti tarian tradisional, cerita rakyat, kerajinan tangan serta mesbah adat. Manfaat dari kegiatan ini adalah terciptanya kerangka awal inventarisasi budaya lokal sebagai langkah preventif perlindungan hukum. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelibatan aktif masyarakat melalui diskusi kelompok, efektif dalam menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap warisan budaya tradisional yang hampir punah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-02-14
How to Cite
Lakalet, L., Malaka, A. S., & Botau, A. D. (2026). Pengenalan Ekspresi Budaya Tradisional Kepada Masyarakat Desa Maru, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor. Madaniya, 7(1), 456-464. https://doi.org/10.53696/27214834.1674
Section
Artikel