Edukasi Preventif Brain Rot sebagai Upaya Mendukung Pendidikan Inklusif di Era Digital
Abstract
Transformasi pendidikan global saat ini menghadapi tantangan serius akibat penetrasi media sosial masif yang memicu fenomena brain rot atau degradasi kognitif di kalangan peserta didik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan edukasi preventif untuk memulihkan kapasitas belajar siswa sekaligus memastikan terciptanya pendidikan inklusif yang bermutu di era digital. Metode pelaksanaan ditempuh melalui tiga tahapan sistematis yang meliputi koordinasi persiapan, sosialisasi edukatif dengan pendekatan dialogis, serta penguatan manajemen waktu layar. Kegiatan yang dilaksanakan di SMK Negeri 4 Gowa ini melibatkan 26 siswa kelas X serta guru Bimbingan Konseling sebagai mitra strategis dalam pemulihan kesehatan kognitif digital. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata kumulatif keberhasilan program mencapai skor 4,16 (86,5%), yang mengindikasikan efektivitas materi dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya algoritma adiktif. Manfaat utama bagi mitra adalah terbentuknya ekosistem belajar yang sehat, di mana teknologi diposisikan sebagai alat pemberdayaan untuk mendukung akselerasi pendidikan inklusif sesuai target pembangunan berkelanjutan. Kesimpulan kegiatan ini menegaskan bahwa intervensi edukasi melalui pendekatan neuropsikologis mampu merehabilitasi kontrol diri kognitif dan plastisitas otak siswa dari stimulasi digital eksesif. Keberlanjutan sinergitas antara pendidik dan siswa dalam langkah preventif ini menjadi fondasi utama bagi terwujudnya keadilan akses terhadap fungsi kognitif yang optimal di masa depan.
Downloads
Copyright (c) 2026 Nur Aisyah Ainun, Jamilatus Sadiyah, Areski Wahid, Dewi Sartika, Isnaeni Isnaeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







