Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support

  • Maksuk Maksuk (1*) Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Intan Kumalasari (2) Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Aidil Dwi Rangga (3) Poltekkes Kemenkes Palembang
  • M. Iqbal Pratama (4) Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Mardanila Mardanila (5) Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Nibras Qaulan Tsaqila (6) Poltekkes Kemenkes Palembang

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Pemberdayaan masyarakat, Hipertensi, Peer Group Support, Deteksi Dini

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang paling banyak pada kelompok lanjut usia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan pendampingan kelompok peduli hipertensi dengan metode peer group support sebagai upaya deteksi dini penyakit hipertensi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat sadar hipertensi. Metode Pengabdian yang digunakan adalah edukasi dan pendampingan pada kelompok peduli hipertensi dengan metode peer group support. Penyampaian materi dengan ceramah, diskusi, tanya jawab menggunakan media leafleat, poster, video dan mengajarkan cara deteksi dini gejala hipertensi. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan yaitu meliputi perizinan, analisis situasi, dan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat; tahap kedua adalah pelaksanaan yaitu pembentukan kelompok peduli hipertensi dan edukasi mengenai cara pencegahan hipertensi; tahap ketiga adalah monitoring dan evaluasi hasil kegiatan dengan mendamping kelompok peduli hipertensi kepada masyarakat disekitar lokasi kegiatan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan observasi pada kegiatan yang telah dilakukan. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan kelompok peduli hipertensi melalui peer group support, karena itu keberlanjutan dari kegiatan ini perlu difasilitasi oleh kader kesehatan dan petugas puskesmas. Hasil temuan dari kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu kelompok peduli hipertensi mengikuti kegiatan dengan semangat dan mampu mengenali tanda, gejala dan bagaimana pencegahan hipertensi. Jumlah peserta yang menjadi kelompok peduli hipertensi sebanyak 20 orang yang diketua oleh ketua RT setempat. Hasil evaluasi saat proses kegiatan pada peserta kegiatan yaitu setiap mampu menjelaskan bagaimana cara pencegahan hipertensi dan berkomitmen untuk menciptakan Gerakan Masyarakat Sadar Hipertensi. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kelompok peduli hipertensi dalam mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Sadar Hipertensi (GERMASASI). Oleh karena itu, untuk keberlanjutan dari kegiatan ini perlu dilakukan monitoring dan evaluasi kegiatan oleh kader dan petugas puskesmas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, A. G. A., Nelwan, J. E., & Wariki, W. M. V. (2019). Kejadian hipertensi dan riwayat keluarga menderita hipertensi di Puskesmas Paceda Kota Bitung. KESMAS, 7(5).

Astutiatmaja, M. A., Arlitasari, S. I., Azzahra, F. H. P., Damayanti, A. R., Izzuddin, A. M., Ananda, A. T., Sari, I. K., Putri, L. D., Simatupang, N. K., & Motik, A. F. (2022). Penyuluhan Hipertensi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Hipertensi Di Posyandu Purbosari 5 Desa Purbayan Kabupaten Sukoharjo. Proceeding National Health Conference of Science, 100–107.

Dinkes Provinsi Sumsel. (2018). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018.

Infodatin. (2016). Situasi Lanjut Usia (Lansia) di Indonesia.

Infodatin. (2019). Hipertensi si Pembunuh Senyap.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018.

Kemenkes RI. (2020). Indonesia Health Profile 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id

Komalasari, T., Permatasari, T. A. E., & Supriyatna, N. (2020). Pengaruh edukasi dengan metode peer group terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan tekanan darah pada lansia di UPTD Puskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(5), 184–196.

Maksuk, M. (2012). Analisis Faktor Risiko Penyakit Hipertensi Pada Masyarakat Di Kecamatan Kemuning Kota Palembang Tahun 2012. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 1(10).

Maksuk, M., & Yusneli, Y. (2021). Edukasi Dan Senam Lansia Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 4(3), 733–740.

Maksuk, M., Yusnelli, Y., & Shobur, S. (2020). Pengaruh Senam Prolanis Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 15(2), 99–105. https://doi.org/10.36086/jpp.v15i2.616

Maksuk, Yusneli, S. S. (2020). Pengaruh Senam Prolanis Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 15(2), 99–105. https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v7i1.1005

Setiarini, S. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Penderita Hipertensi terhadap pengendalian hipertensi di puskesmas Danguang. Menara Ilmu, XII(8), 141–148.

Smeltzer, S. C. (2016). Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth (E. A. Mardella, Ed.; 12th ed.). EGC.

Published
2022-11-05
How to Cite
Maksuk, M., Kumalasari, I., Rangga, A. D., Pratama, M. I., Mardanila, M., & Tsaqila, N. Q. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support. Madaniya, 3(4), 885-891. https://doi.org/10.53696/27214834.300
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)