Pemberdayaan Kader dalam Pemanfaatan Lahan Melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Pencegahan Malaria di Kampung Nolokla Distrik Sentani Timur

  • Suryati Romauli (1*) Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Muji Lestari (2) Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Ruth Yogi (3) Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Flora Niu (4) Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Eka Setyaningsuci (5) Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: kader, TOGA, pencegahan malaria

Abstract

Malaria masih merupakan masalah kesehatan didaerah endemis, salah satunya di Propinsi Papua. Masih tingginya kasus malaria memerlukan upaya-upaya pengendalian yang efektif salah satunya dengan mencegah penyebaran malaria dengan mengurangi kontak antara nyamuk dengan manusia, melalui pengendalian vektor. Pengendalian vektor malaria dapat dilakukan dengan memanfaatkan tumbuh-tumbuhan yang dapat mencegah gigitan nyamuk yang berpotensi sebagai peptisida yang aman bagi lingkungan, salah satunya dengan memanfaatkan lahan pekarangan melalui tanaman obat keluarga untuk menanam tanaman pengusir nyamuk. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan kader dalam memanfaatkan lahan melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk pencegahan malaria. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan dengan memberikan edukasi dan pendampingan pada kader. Peserta yang mengikut kegiatan sebanyak 20 kader posyandu. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahapan: sosialisasi TOGA, pemberian edukasi tentang TOGA untuk pecegahan malaria, pendampingan dalam membuat lahan percontohan TOGA, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh setelah pemberian edukasi, pengetahuan dan sikap kader meningkat, kader terampil dalam membuat lahan percontohan TOGA untuk pencegahan malaria dimana terdapat tiga jenis tanaman yang ditanam antara lain zodia, lavender, dan sambiloto. Kader kaan memelihara dan merawat tananam yang ditanam pada lahan percontohan sehingga nantinya dapat didistribusikan pada seluruh masyarakat yang ada di Kampung Nolokla, dan diharapkan setiap warga dapat membuat TOGA untuk pencegahan malaria di halaman rumah masing-masing.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angelina, R., Sinaga, A., Sianipar, I., Musa, E., & Yuliani, Y. (2020). Peningkatan Kinerja Kader Kesehatan Melalui Pelatihan Kader Posyandu di Desa Babakan Kecamatan Ciparay. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(2), 68–76.

Ernawati, K., Widianti, D., Yusnita, Y., Batubara, L., Jannah, F., & Mahardhika, Z. P. (2019). Hubungan Paparan Informasi Dengan Pengetahuan Pengendalian Vektor Nyamuk DBD di Desa Koper, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Jurnal Kedokteran YARSI, 27(3), 144–151.

Handayani, P. A., & Nurcahyanti, H. (2015). Ekstraksi Minyak Atsiri Daun Zodia (Evodia Suaveolens) Dengan Metode Maserasi Dan Distilasi Air. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 3(1), 1–7.

Hastuty, H. S. B., & Natalia, Y. F. (2020). Distribusi Spasial Larva Anopheles Sp Di Kampung Nolokla Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Tahun 2018. Gema Kesehatan, 12(1), 14–19.

Kardinan, A. (2004). Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jenderal.

Lestari, N. K. Y., Wati, N. M. N., Jayanti, D. M. A. D., Dewi, N. L. P. T., & Sudarma, I. N. (2022). Pemberdayaan PKK Dalam Pengenalan Toga Sebagai Upaya Peningkatan Imunitas di Era Pandemi Covid-19. Aptekmas Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1), 117–122.

Ngongo, H. M. (2022). Hubungan Antara Perilaku dan Kondisi Lingkungan Dengan Kejadian Malaria di Beberapa Daerah di Indonesia. Jurnal Keperawatan Sumba (JKS), 1(1), 61–70.

Radisa, K., & Ramadhania, Z. M. (2019). Artikel Review: Beberapa Tanaman Obat Sebagai Anti Malaria. Farmaka, 17(3), 99–107.

Sanora, G. D., Mastura, E. Y., Handoyo, M. O. M., & Purnama, E. R. (2019). Identification of Anticancer Active Compound from GC-MS Test Results of Zodia Leaves (Evodia suaveolens) Ethanol Extract. Jurnal Biota, 5(2), 89–95.

Sari, S. M., & Rasyid, T. A. (2019). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Masyarakat. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(6), 1–7.

Septiana, E., Gianny, D., & Simanjuntak, P. (2017). Toksisitas dan Aktivitas Antimalaria Melalui Penghambatan Polimerisasi Hem Secara In Vitro Ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculata). None, 27(4), 255–262.

Sihite, J. S., Khairati, S., Sihombing, F. A., Simatupang, S. M., & Sari, P. (2020). Penanaman Bunga Lavender Untuk Pencegahan Malaria Pada Ibu Hamil Tahun 2020. TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), 3(2), 211–219.

Simaremare, E. S., Sinaga, D. I., & Agustini, V. (2017). Sabun Zodia Sebagai Repellent Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 3(1), 11–16.

Soskic, M., Bojovicd, D., & Tadicc, V. (2016). Comparative Chemical Analysis of Essential Oils from Lavender of Different Geographic Origins. Studia Universitatis Babes-Bolyai, Chemia, 61(2).

Susilo, H., Nusantara, W., Wiryono, B. D., Windasari, Hafidz, A., & Anam, S. (2021). Produk Kesehatan Dan Vitamin Dalam Rangka Pencegahan Covid-19 Di Desa Binaan KKN Di Kabupaten Nganjuk. Transformasi Dan Inovasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 77–81. https://doi.org/10.26740/jpm.v1n2.p77-81

Uniyal, A., Tikar, S. N., Singh, R., Shukla, S. V, Agrawal, O. P., Veer, V., & Sukumaran, D. (2014). Repellent Effect, Knockdown Study and Electrophysiological Responses of Essential Oils Against Aedes Aegypti. J. Entomol. Zool Stud, 2, 351–357.

Published
2023-02-15
How to Cite
Romauli, S., Lestari, M., Yogi, R., Niu, F., & Setyaningsuci, E. (2023). Pemberdayaan Kader dalam Pemanfaatan Lahan Melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Pencegahan Malaria di Kampung Nolokla Distrik Sentani Timur. Madaniya, 4(1), 375-387. https://doi.org/10.53696/27214834.368
Section
Artikel