Peningkatan Teknologi Pemotongan Asam Gelugur di Tingkat Perajin
Abstract
Teknologi pemotongan dan pengeringan asam gelugur di tingkat perajin khususnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang masih dikategorikan sebagai teknologi sederhana. Irisan asam gelugur dengan ketebalan tertentu diperoleh dengan teknik mengiris menggunakan pisau atau ketam dengan tenaga penggerak tangan pekerja. Penggunaan cara ini mengakibatkan efek negative kepada tangan pekerja. Tingkat keasaman yang tinggi dari buah asam gelugur menyebabkan iritasi pada permukaan kulit tangan pekerja dan luka. Selain itu sering terjadi kecelakaan akibat tangan ikut teriris oleh pisau dan ketam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan teknologi pemotongan asam gelugur dengan pemotongan lebih cepat, aman bagi tangan pekerja dan mutu potongan asam gelugur berwarna cerah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dengan tahap persiapan, meliputi survey lapangan dan wawancara kepada perajin asam gelugur. Setelah itu, tahap perancangan alat pemotong, dilanjutkan dengan tahap rekayasa alat pemotong. Kemudian tahap pengujian alat dan tahap sosialisasi dan pelatihan pengoperasian alat pemotong. Tahap akhir adalah monitoring dan evaluasi terhadap kinerja alat. Kegiatan pengabdian diikuti oleh kelompok perajin sebagai mitra sebanyak 12 orang; peserta meningkat pengetahuan dan ketrampilan dalam mengoperasikan alat potong, terjadi peningkatan kapasitas potong asam gelugur dibandingkan dengan menggunakan pisau atau ketam dengan waktu potong selama 2,14 detik per buah, pekerja lebih bersih dan terhindar dari iritasi kulit dan luka serta warna potongan tetap cerah.
Downloads
References
Anonim. (2021). Ekspor Asam Gelugur Asal Sumut Capai Rp5,95 Miliar. Biro Ekonomi Provsu. http://biroekon.sumutprov.go.id/news/2696
Candra, R. M., & Sucita, D. (2015). Sistem Pakar Penentuan Jenis Plastik Berdasarkan Sifat Plastik Terhadap Makanan yang Akan Dikemas Menggunakan Metode Certainty Factor (Studi Kasus : CV . Minapack Pekanbaru). Jurnal CoreIT, 1(2), 77-84.
Dharma, M. A., Nocianitri, K. A., & Yusasrini, N. L. A. (2020). Pengaruh Metode Pengeringan Simplisia Terhadap Kapasitas Antioksidan Wedang Uwuh. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (ITEPA), 9(1), 88. https://doi.org/10.24843/itepa.2020.v09.i01.p11
Diharja, F. P., Mochammad Arif Irfa’i, & Mohammad Munib Rosadi. (2022). Analisis Pengaruh Variasi Diameter Driven Pulley Terhadap Output Kecepatan Putar dan Torsi Akhir pada Trainer Transmisi Toyota Kijang Innova E 2.0 M/T. Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik, 21(1), 32–41. https://doi.org/10.55893/jt.vol21no1.193
Dirgantara, T. S. P., Zulfika, D. N., & Rijanto, A. (2022). Perbandingan Laju Korosi Material Plat Stainless Steel (Ss) 304 Dan 316 Terhadap Larutan H2SO4. Seminar Nasional Fakultas Teknik, 1(1), 385–391. https://doi.org/10.36815/semastek.v1i1.64
Lim, W. F., Nasir, S. M., Teh, L. K., James, R. J., Izhar, M. H. M., & Salleh, M. Z. (2020). The methanolic extract of garcinia atroviridis (Mega) reduces body weight and food intake, and improves lipid profiles by altering the lipid metabolism: A rat model. Turkish Journal of Biology, 44(6), 437–448. https://doi.org/10.3906/biy-2005-2
Nurmiah, M., Karo-karo, T., Julianti, E., & Ginting, V. (2019). The Effect of Drying Methods and Slice Thickness on Physicochemical Properties of Dry Gelugur Slice (Garcinia Atroviridis). ICEASD. https://doi.org/10.4108/eai.1-4-2019.2287260
Rahmadini, F., Julianti, E., & Lubis, Z. (2020). Warna Kulit Dan Komposisi Kimia Buah Asam Gelugur (Garcinia Atroviridis Griffith Et Anders.) Pada Tingkat Kematangan Yang Berbeda. Agrointek, 14(2), 270–277. https://doi.org/10.21107/agrointek.v14i2.6159
Siagian, P., Gultom, T., Ginting, S., Manurung, H., & Setyawan, E. Y. (2019). Pengaruh Perbedaan Ketebalan Irisan Asam Gelugur (Garcinia Atroviridis) Terhadap Kandungan Total Asam Pada Asam Sitrat Dengan Pengeringan Sinar Matahari Sistim Konveksi Paksa. Sprocket, 1(1), 1–11. https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/mechanical/issue/view/38
Simarmata, R., & Astuti, S. (2022). Pengaruh Suhu dan Lama Pengeringan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Terhadap Sifat Kimia dan Fisik Tepung Jamur Tiram Putih. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 1(2), 198–208.
Copyright (c) 2023 Rafael Remit Winardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







