Revitalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Bahan Utama Pembuatan Bubuk Jahe Instan di Kelurahan Marang
Abstract
Keberadaan lahan Demplot Kelompok Wanita Tani (KWT) “PARAWEI” di Kelurahan Marang yang sudah lama tidak digunakan bahkan kondisinya sudah sangat tidak terawat menjadi alasan peneliti untuk menjadikan lahan tersebut sebagai lahan TOGA. Selain itu, belum adanya lahan TOGA bagi masyarakat di kelurahan Marang juga menjadi alasan adanya revitalisasi lahan TOGA dengan tujuan agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai tempat menanam tanaman atau mengambil tanaman obat yang diperlukan baik untuk keperluan bumbu masakan maupun kesehatan. Tanaman obat yang di tanam dilahan TOGA salah satunya adalah jahe. Jika biasanya tanaman jahe ini dimanfaatkan menjadi jamu cair yang hanya mampu bertahan sekitar 2-3 harian saja, maka perlu diadakannya pemanfaatan tanaman jahe ini agar mampu bertahan lebih lama sehingga dilakukanlah workshop mengenai “Bubuk Jahe Instan”. Tujuan dari diadakannya workshop ini yaitu agar masyarakat dapat mengolah tanaman jahe menjadi bubuk jahe instan yang lebih praktis dan dapat bertahan lebih lama dibandingkan jamu cair. Adapun dalam pelaksanaan kedua kegiatan ini telah melalui serangkaian metode diantaranya wawancara, observasi dan dokumentasi.
Downloads
References
Anggraeni, & Suryati. (2022). Pengaruh Pemanfaatan Aktifasi ‘Pojok Toga’ Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Dan Peduli Lingkungan Siswa Kelas IV SDN Benowo 1 Surabaya. JP-GSD, 08(01), 67–68.
Fardiansyah, A., Saputra, M. H., Yuniarti, A. M., Syurandhari, D. H., Mahmudah, A. L. (n.d.). Prosiding Seminar Nasional Revitalisasi Lahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Dan Kesejahteraan Keluarga.
Luthfiana Aini, N. (2017). Proses Komunikasi Dalam Sosialisasi Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) (Analisis Deskriptif Kualitatif Tentang Proses Komunikasi Dalam Sosialisasi Tim Penggerak PKK Desa Ngunut Mengenai Pemanfaatan TOGA Kepada Masyarakat di Desa Ngunut, Kecamatan Juma.
Maheshwari, H. (2002). Pemanfaatan Obat Alami: Potensi Dan Prospek Pengembangan.
Savitri, A. (2016). Tanaman Ajaib Basmi Penyakit Dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Mengenali Ragam Dan Khasiat TOGA Meramu Jamu Tradisional/ Herbal Dengan TOGA. Bibit Publisher.
Susanto, A. (2017). Komunikasi Dalam Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (Oga) Di Kecamatan Margadana. Para Pemikir, 6(1).
Copyright (c) 2023 Sulistyowati Sulistyowati, Syawaliah Syawaliah, Rika Andriani, Mita Nur Safira, Dinda Ulfa Rosnita, Rofiatul Qodrati, Nurul Asfiah, Muslimah Al Widya, Nur Khusna, Akhmad Fiqhan, Yudistira Prayoga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







