Edukasi Anti Stunting dan Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat di TK ABA Sudiang Kota Makassar
Abstract
Usia anak-anak merupakan fase yang baik dalam memperkenalkan kebiasaan-kebiasaan baik di sekolah maupun di rumah. Anak-anak cenderung menjadi peniru yang baik. Oleh karena itu, edukasi dan penanaman karakter harus dilakukan sedini mungkin. Kegiatan edukasi terkait pola hidup bersih dan sehat meliputi materi cara cuci tangan yang benar serta materi isi piringku diberikan kepada peserta didik di TK Aisiyah Bustanul Athfal Sudiang. Sedangkan bagi para orang tua, guru, dan komite sekolah mendapatkan materi tentang stunting, di mana ada beberapa orang tua peserta didik yang sedang hamil dan dominan para orang tua masih dalam usia produktif reproduksi. Stunting merupakan masalah gizi yang besar di Indonesia, angka stunting di Indonesia adalah 30,8 % di tahun 2018 menurun dari 37,2 % di tahun 2013 menurut data Riskesdas. Sehingga pemberian materi tentang gizi dan stunting sangat bermanfaat untuk mereka. Kegiatan edukasi ini diharapkan memberikan pengetahuan kepada mitra yaitu anak dan orang tua. Efek jangka panjang yang diharapkan adalah dengan peningkatan pengetahuan atau informasi maka akan menyebabkan perubahan pola pikir dan pola hidup sehat yang akan bertahan dalam kurung waktu yang lama. Sedangkan efek jangka pendek yang diharapkan yaitu mitra sekolah membentuk komunitas sadar gizi dan membuat kegiatan perbaikan menu harian anak yang bisa dilakukan rutin di sekolah.
Downloads
References
Dahlan, S. (2011). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Salemba Medika. Jakarta
Djaeni, A. (2012). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid 1. Dian Rakyat. Jakarta
Djaeni, A. (2010). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid 2. Dian Rakyat. Jakarta.
Julianti, R., Nasirun, M., & Wembrayarli, W. (2018). Pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah. Jurnal Ilmiah Potensia, 3(2), 76-82.
Khosiah, K., & Muhardini, S. (2019). Pengembangan Sumberdaya Manusia (PSDM) unsur perangkat desa dan kader pembangunan manusia se-Kecamatan Aikmel.Kabupaten Lombok (Stunting dan konvergensi pencegahan stunting). JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 4(5).
Mardalena, I. (2017). Dasar-Dasar Ilmu Gizi dalam Keperawatan. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.
Mitra, M. (2015). Permasalahan Anak Pendek (Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan). Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6), 254-261.
Nide, E. M. P., & Yusran, R. (2023). Eksplorasi Faktor Yang Mempengaruhi Program Gerakan Mentawai Anti Stunting Gizi Buruk Peduli Anak (Masgiburdua) Di Kabupaten Kepulauan Mentawai. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 7(2).
Pratama, I. S., Aini, S. R., & Maharani, B. F. (2019). Implementasi gasing (gerakan anti stunting) melalui phbs dan pemeriksaan cacing. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 2(1).
Ruaida, N. (2018). Gerakan 1000 hari Pertama Kehidupan Mencegah Terjadinya Stunting (Gizi Pendek) di Indonesia. Global Health Science, 3(2), 139-151.
Soekirman. (2020). Ilmu Gizi dan Aplikasinya. Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Sumardilah, D. S., & Rahmadi, A. (2019). Risiko stunting anak baduta (7-24 bulan). Jurnal Kesehatan, 10(1), 93-104.
Tabi'in, A. (2020). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini sebagai upaya pencegahan COVID 19. JEA (Jurnal Edukasi Aud), 6(1), 58-73.
Zukmadini, A. Y., Karyadi, B., & Kasrina, K. (2020). Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Pencegahan COVID-19 Kepada Anak-Anak di Panti Asuhan. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 3(1).
Copyright (c) 2023 Hilmi Hambali, Rahmatia Thahir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







