Peningkatan Manajemen Produksi dan Pemasaran Pada Industri Rumah Tangga "Camilan Seleraku" di Denpasar

  • Ni Nyoman Wulan Antari (1*) Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
  • Edwar Edwar (2) Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
  • Dewa Ketut Hendra Puspawan (3) Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: manajemen produksi, pemasaran, industri rumah tangga, covid-19, Denpasar

Abstract

Cemilan seleraku adalah salah satu industri rumah tangga di Bali yang bergerak dalam bidang makanan. satu produk unggulan dari Cemilan Seleraku adalah Cemilan Nagol yan termasuk dalam salah satu jajanan khas Berdasarkan kunjungan lapangan ditemukan permasalahan yang terjadi yaitu pertama mitra masih menggunakan kemasan plastik, sehingga tidak marketable untuk dipasarkan di era digital. Kedua, alat penunjang yang dimiliki oleh mitra rusak sehingga menyebabkan pengolahan adonan Cemilan Nagol ini menggunakan cara manual. Ketiga, mitra belum memiliki label kemasan dan Keempat, mitra belum memiliki pemasaran yang modern. Hasil kegiatan ini adalah pemberian kemasan packaging yang menarik beserta dengan desain label kemasan. Kedua memberikan pelatihan mengenai strategi berbisnis di era digital. Ketiga, pemberian alat penunjang berupa Philips Mixer 5599 dan memasarkan produk Nagol melalui pembuatan Instagram.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amri, A. (2020). Dampak Covid19 Terhadap UMKM Di Indonesia. Jurnal Brand, 2(1).

Joesyiana, K. (2017). Strategi Pengembangan Industri Rumah Tangga di Kota Pekanbaru (Studi Kasus Usaha Tas Rajut Industri Pengolahan Kreatifitas Tali Kur). Jurnal Valuta, 3(1).

Ni Nyoman Wulan Antari, R. W. (2019). START-UP DIGITAL: TRANSFORMATION OF LOCAL ECONOMIC BEHAVIOR IN GLOBAL WORLD. Journal of Research in Business, Economics, and Education, 1(2).

Published
2021-05-31
How to Cite
Antari, N. N. W., Edwar, E., & Puspawan, D. K. H. (2021). Peningkatan Manajemen Produksi dan Pemasaran Pada Industri Rumah Tangga "Camilan Seleraku" di Denpasar. Madaniya, 2(2), 207-220. https://doi.org/10.53696/27214834.80
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)