Penguatan Kapasitas Kelompok Pasca Izin Perhutanan Sosial di Kelurahan Foramadiahi, Maluku Utara

  • Andy Kurniawan (1) Universitas Khairun
  • Yusri Sapsuha (2) Universitas Khairun
  • Nurfadhilah Arif (3*) Universitas Khairun
  • Ramli Hadun (4) Universitas Khairun
  • Hamidin Rasulu (5) Universitas Khairun
  • Much Hidayah Marasabessy (6) Universitas Khairun
  • Mahdi Tamrin (7) Universitas Khairun

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: penguatan kapasitas kelompok, kelompok tani hutan, perhutanan sosial, Foramadiahi, Maluku Utara

Abstract

Penguatan kapasitas kelompok tani hutan merupakan cara terstruktur untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan masyarakat agar bisa mengelola hutan secara lestari dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani hutan di Kelurahan Foramadiahi, Ternate, Maluku Utara, yang dikenal memiliki sejarah panjang dan potensi sumber daya alam melimpah. Fokus utama kegiatan adalah penguatan pemahaman dan keterampilan petani terkait komoditas unggulan cengkeh, pala, dan kopi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan dan diakhiri dengan evaluasi. Peserta kegiatan, yang berjumlah 30 orang, menunjukkan antusiasme tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta dalam konsep penguatan kapasitas kelompok. Jumlah peserta yang paham meningkat drastis menjadi 25 orang, sementara yang cukup paham berkurang menjadi 5 orang, dan tidak ada lagi peserta yang tidak paham. Hasil ini menyimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat Foramadiahi tentang konsep penguatan kapasitas kelompok untuk pengembangan potensi tani hutan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-08-15
How to Cite
Kurniawan, A., Sapsuha, Y., Arif, N., Hadun, R., Rasulu, H., Marasabessy, M. H., & Tamrin, M. (2025). Penguatan Kapasitas Kelompok Pasca Izin Perhutanan Sosial di Kelurahan Foramadiahi, Maluku Utara. Madaniya, 6(3), 1724-1732. https://doi.org/10.53696/27214834.1363
Section
Artikel