Sosialisasi Penanganan dan Pengawetan Daging Segar Bagi Siswa Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di SMK Negeri 6 Kabupaten Kendal
Abstract
Daging merupakan bahan pangan sumber protein hewani yang tergolong perishable food (makanan yang mudah rusak). Oleh karena itu, pengetahuan tentang penanganan dan pengawetan daging segar sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat umum dan pelaku industri pangan, termasuk siswa Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di SMK Negeri 6 Kendal yang nantinya akan terjun ke dunia usaha terkait dengan industri pertanian khususnya pangan. Sosialisasi tentang penanganan dan pengawetan daging segar dilakukan dalam rangka menambah wawasan siswa APHP, dimana salah satu tujuan SMK adalah menyiapkan lulusan yang terampil dan siap kerja di bidang keahliannya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan informasi berupa sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman tentang penanganan dan pengawetan daging segar yang aman dan sesuai dengan aspek ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) kepada siswa APHP di SMK Negeri 6 Kendal. Metode sosialisasinya berupa ceramah tentang penanganan dan pengawetan daging segar serta demonstrasi cara mendapatkan daging melalui paparan audiovisual. Peserta kegiatan sebanyak 45 siswa dan dipilih secara acak 23 siswa untuk mengisi angket pre dan post test (berisi 10 pertanyaan terkait materi sosialisasi). Data hasil pengisian angket diolah secara statistik dengan uji-t (t-test); analisis perubahan perilaku menggunakan parameter Efektifitas Penyuluhan (EP) dan Efektifitas Perubahan Perilaku (EPP). Hasil uji-t data pre dan post test menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan sebelum kegiatan adalah 6,09 menjadi 6,91 setelah kegiatan, meningkat sebesar 0,82 (82%) dengan nilai signifikansi 0,034 (p<0,05). Berdasarkan hasil uji-t diketahui bahwa program pengabdian secara statistik mampu meningkatkan pengetahuan peserta. Nilai EP sebesar 8,26% dan EPP sebesar 21% berada pada kategori rendah atau kurang efektif, dengan kata lain kegiatan penyuluhan kurang efektif dalam mengubah perilaku peserta. Metode dan media yang digunakan dalam penyampaian sosialisasi turut mendukung keberhasilan penangkapan pesan oleh peserta kegiatan.
Downloads
References
Ahmad, R. S., Imran, A., & Hussain, M. B. (2018). Nutritional composition of meat. Meat science and nutrition, 61(10.5772).
Alwi, I. (2015). Kriteria empiris dalam menentukan ukuran sampel dalam pengujian hipotesis statistik dan analisis item. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(2).
Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI. Kualitas karkas dan daging sapi. Standar Nasional Indonesia Nomor 3932, 2008.
Faqih, A., & Susanti, R. (2016). Keefektifan metode dan teknik penyuluhan pertanian dalam penerapan teknologi budidaya padi sawah (Oryza sativa L.) dengan sistem tanam jajar legowo 4 : 1. Jurnal Ilmiah Agrijati Ilmu Pertanian, 28(1).
Ginting (1993). Pokok Pikiran Penerapan Metode Penelitian Sosial pada Program Kuliah Kerja Lapangan. Universitas Brawijaya, Malang.
Kamboja, S., Gupta, N., Bandral, J.D., Gandotra, G., & Anjum, N. (2020). Food safety and hygiene: a review. International Journal of Chemical Studies, 8(2), 358-368.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Edisi Revisi 2012. PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Rosyidi, D. (2018). Beberapa Kendala Bahan Pangan Asal Ternak Untuk Mencapai Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). Dalam prosiding: seminar teknologi agribisnis peternakan (Stap) di Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. 6, 51-57.
Soeparno (2015). Ilmu dan teknologi daging. Edisi kedua. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Subijanto, S., Sumantri, D., Martini, A.I.D., Murdiyaningrum, Y., Soroeida, T., & Waspodo, R.M. (2019). Kesesuaian kurikulum SMK dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja: kompetensi keahlian agribisnis dalam pengolahan hasil pertanian. Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Toldra, F. (Ed.). (2022). Lawrie's meat science. Woodhead Publishing.
Widiastuti, S.N., Suryana, Y., & Prabowo, A. (2018). Evaluasi Perubahan Pengetahuan dan Ketrampilan Petani dalam Pembuatan Kompos Jerami Padi di Pokja Gabungan Pampangan Kab. Ogan Komering Ilir. Jurnal Triton, 9(1), 51-58.
Wood, J.D. (2017). Meat Composition and Nutritional Value. Lawrie's Meat Science: Eighth Edition. University of Bristol, Bristol, United Kingdom.
Zaman, N., Mahyati, M., Arti, I.M., Sitorus, E., Zainuddin, A., Destryana, R.A., & Defriyanti, W.T. (2022). Pengantar Teknologi Pertanian. Yayasan Kita Menulis.
Copyright (c) 2022 Adi Sampurno, Rohadi Rohadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







