Pengabdian Internasional: Sosialisasi Bahaya Gawai untuk Anak SMA oleh Mahasiswa Asing

  • Awaluddin Syamsu (1*) Universitas Muslim Indonesia
  • Setyawati Yani (2) Universitas Muslim Indonesia
  • Burhanuddin (3) Universitas Muslim Indonesia
  • Salmia Syarifuddin (4) Universitas Muslim Indonesia

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: pengabdian internasional, bahaya gawai, mahasiswa asing

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah usia yang sangat aktif untuk menggunakan gawai sehingga kemungkinan untuk kecanduan sangat tinggi. Jika siswa SMA kecanduan maka bisa mempengaruhi kesehatan fisik dan mental mereka serta kepada akademik mereka sebagai siswa. Untuk menghindari atau mengurangi pengaruh buruk ini maka dibutuhkan tindakan dari berbagai pihak termasuk pihak universitas. Salah satu yang bisa dilakukan adalah melakukan sosialisasi kepada siswa SMA melalui program pengabdian masyarakat mahasiswa internasonal dari Malaysia dan Prancis. 2 perwakilan mahasiswa dari Malaysia dan 2 mahasiswa dari Prancis akan menyajikan materi terkait bahaya gawai untuk kesehatan, fisik dan akademik siswa. Selain menyajikan bahaya gawai maka hal yang paling penting untuk dijelaskan adalah cara untuk menghidari pengaruh negatif dari penggunaan gawai yang berlebihan. Pengabdian masyarakat di salah satu SMA di Kebupaten Pangkep berjalan lancar. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara kepala sekolah maka bisa disimpulkan bahwa siswa antusias dan aktif mengikuti acara sosialisasi dari mahasiswa asing. Mereka dan pihak sekolah mendapatkan manfaat dari acara ini seperti mengetahui bahaya penggunaan gawai yang berlebihan, cara mengatasinya, menigkatkan motivasi belajar di luar negri dan belajar bahasa inggris. Adapun untuk pihak sekolah acara ini bisa membantu mereka untuk menunjukkan ke publik bahwa mereka memiliki kegiatan internasional.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

APJII (2022). Profile Internet Indonesia 2022.Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. Diakses dari https://survei.apjii.or.id/

American Psychological Association (2018, Agustus 20). Teens Today Spend More Time on Digital Media, Less Time Reading. Diakses dari https://www.apa.org/news/press/releases/2018/08/teenagers-read-book

Lazonder, A. W., Walraven, A., Gijlers, H., & Janssen, N. (2020). Longitudinal assessment of digital literacy in children: Findings from a large Dutch single-school study. Computers & Education, 143, 103681.

Sa'ngadah, N., Arief, Y. S., & Krisnana, I. (2020). Gadgets addiction behavior towards social development in adolescents. EurAsian Journal of BioSciences, 14(2).

Mohamed, S. M., Abdallah, L. S., & Ali, F. N. K. (2023). Effect of digital detox program on electronic screen syndrome among preparatory school students. Nursing Open, 10(4), 2222-2228.

Twenge, J. M. (2017). iGen: Why today's super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy--and completely unprepared for adulthood--and what that means for the rest of us. Simon and Schuster.

Wahyudi, E., Saam, Z., Nofrizal, N., Juandi, J., & Thamrin, T. (2023). The Effects of Smartphones/Gadgets Use on Senior High School Students in Padang City. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(E), 249-256.

Published
2024-02-26
How to Cite
Syamsu, A., Yani, S., Burhanuddin, B., & Syarifuddin, S. (2024). Pengabdian Internasional: Sosialisasi Bahaya Gawai untuk Anak SMA oleh Mahasiswa Asing. Madaniya, 5(1), 290-296. https://doi.org/10.53696/27214834.772
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)