Peningkatan Kapasitas Digital Marketing dan Branding untuk Pegiat UMKM Batik di Kabupaten Lamongan

  • Muhammad Mashuri (1) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Wibawati (2*) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Muhammad Ahsan (3) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Hidayatul Khusna (4) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Diaz Fitra Aksioma (5) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Calista Rana Rachmanda (6) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Muhammad Farhan Lucky Putra (7) Institut Teknologi Sepuluh Nopember

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: digital marketing, UMKM, WhatsApp Business, Shopee

Abstract

Pemasaran berbasis digital (Digital Marketing) kini menjadi aspek yang sangat penting dalam pengembangan usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Digital marketing, sebagai ekstensi dari pemasaran tradisional, memungkinkan personalisasi yang lebih mendalam dan interaksi yang lebih langsung dengan pelanggan, sejalan dengan perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 5.0. Meskipun UMKM menyumbang sekitar 60% dari PDB nasional dan berperan penting dalam penciptaan lapangan kerja serta penggerak ekonomi lokal, banyak dari mereka yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal, sehingga tertinggal dalam persaingan pasar global. Penelitian ini berfokus pada pelatihan penggunaan digital marketing untuk UMKM di Kabupaten Lamongan, dengan memanfaatkan dua aplikasi penting: WhatsApp Business dan Shopee. WhatsApp Business menawarkan fitur komunikasi yang dirancang untuk kebutuhan bisnis, sementara Shopee menyediakan platform e-commerce yang memungkinkan penjual dan pembeli berinteraksi secara online. Data menunjukkan bahwa Shopee merupakan e-commerce dengan situs terbanyak di Indonesia pada tahun 2023, dan WhatsApp Business memiliki 73,1 juta unduhan di Indonesia per Juni 2022, menunjukkan dampak signifikan dalam pemasaran digital. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari secara luring di Lamongan, dengan materi yang mencakup pembuatan dan pengimplementasian aplikasi WhatsApp Business dan Shopee. Peserta, sebanyak 15 orang dari UMKM setempat, diberikan arahan mengenai fitur aplikasi dan praktik langsung dalam penggunaannya. Pelatihan terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Selama kegiatan, suasana pelatihan kondusif dengan antusiasme tinggi dari peserta, meskipun terdapat beberapa kendala teknis seperti keterbatasan akses internet, masalah registrasi email, dan persyaratan identitas untuk pembuatan akun Shopee.Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa meskipun sebagian peserta menghadapi tantangan teknis, mereka menunjukkan semangat dan minat yang tinggi untuk memanfaatkan aplikasi e-commerce dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan. Evaluasi kegiatan mengidentifikasi kebutuhan akan strategi penjualan di platform e-commerce dan pembuatan konten sebagai area yang perlu diperbaiki dalam sesi mendatang. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengoptimalkan potensi digital marketing bagi UMKM di Kabupaten Lamongan dan meningkatkan daya saing mereka di pasar digital.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-11-25
How to Cite
Mashuri, M., Wibawati, W., Ahsan, M., Khusna, H., Aksioma, D. F., Rachmanda, C. R., & Putra, M. F. L. (2024). Peningkatan Kapasitas Digital Marketing dan Branding untuk Pegiat UMKM Batik di Kabupaten Lamongan. Madaniya, 5(4), 1785-1792. https://doi.org/10.53696/27214834.996
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)